Skip to main content

Dreams



Temanku Anjeng pernah tanya di suatu malam melalui sms : "Memang apa mimpimu?"
Dan aku nggak langsung menjawabnya dengan "apapun mimpiku" karena aku yakin semua itu nggak akan cukup muat si sms aja, dan aku juga memang agak pemalu untuk mengungkapkan apa yang aku mau secara langsung. Aku membayangkan mereka terkejut karena melihat sisi lain dari diriku dan aku merasa kalau aku masih mau jadi diriku yang sekarang. Yang seperti ini, yang apa adanya. 

Dan jadi, aku mau membaginya di sini saja, dan bakal memberi tahu Anjeng nanti. :D

Satu. Jelas aku ingin buat Bapak dan Ibu bangga dan senang melihat aku meraih kesuksesan dan mimpiku terwujud. Entah mengapa ada suatu kebahagiaan kalau melihat mereka senang dan tersenyum bangga. Dan tanpa mereka, jelas aku nggak berarti apa-apa.

Dua. Aku ingin hidup dengan bahagia dan nggak berpisah dengan orang-orang yang aku cinta dan sayang. Tentu dengan bahagia sesuai dengan standarku sendiri, bahagia secara hidup, cinta, spiritual, pikiran dan lain-lain.

Tiga. Aku ingin bisa bergabung dengan United Nations Educational, Scientific, And Cultural Organization atau UNESCO.

UNESCO Logo

UNESCO Sign and building

UNESCO building at night


Kenapa? Karena aku suka seni, budaya dan semacamnya. Dulu saat umurku 5 tahun sampai 10 tahun, aku les melukis setiap Senin sore, walau sekarang sudah berhenti melukis, aku tetap kadang suka corat-coret dan merasa kagum kalau ada lukisan yang menginspirasi, dan merasa senang plus terharu kalau berpapasan sama orang lalu bilang, "Zita ya? Yang waktu itu juara lomba .... ini?" dan itu memang menyentuh. Aku juga suka seni musik walau seluruhnya aku nggak bisa bermain musik, dan kadang Bapak yang mengajarkan bermain keyboard atau apa itu secara otodidak kepadaku. Dan, aku sudah menulis 3 lyric lagu dengan nadanya atau apalah itu, dan sedang mengepaskan dengan instrumennya. 
Mengenai science-nya, aku memang kurang suka dengan pelajaran ini karena begitu banyak menghafal seperti sosial, tapi aku nggak bosen-bosen untuk ke Baturaden, ke Teluk Penyu, ke Kebun Stroberi, dan aku lupa-_- Aku suka sekali melihat hutan-hutan hijau kalau melewati desa-desa yang memang kalau kami dalam perjalanan ke Tawangmangu.
Aku juga suka budaya. Aku suka batik dan suka menghabiskan waktu di butik yang ada di Jogja (kalau ke sana) dan ternyata aku cuma melihat coraknya saja sampai Ibu marah karena ia tahu kalau aku ternyata nggak milih bajunya. Dan aku juga suka geram dan gemas kalau lihat berita tentang budaya Indonesia yang diklaim negara lain, dan dari itu aku ingin banget buat membawa budaya Indonesia dikenal di seluruh negara dan buat membuktikan kalau budaya kita yang banyak beragamnya luar biasa, nggak kalah dengan budaya lain. Dan, aku ingin untuk bisa mengunjungi berbagai negara dan melihat langsung budaya di sana dan bisa merasakan langsung kehidupan lingkungan disana, bisa memberikan motivasi di sana, bisa sekalian memperkenalkan juga budaya Indonesia di setiap negara yang aku kunjungi.
Dan yang terakhir, ingin memajukan pendidikan. Memberi fasilitas layak untuk seluruh sekolah, perpustakaan yang lengkap, komputer yang layak, dan semua anak bisa sekolah.

Empat. Aku ingin menerbitkan buku tentang pengalamanku mengunjungi berbagai negara dan mempublikasikan foto-foto yang "dijepret" disana dan berharap bahwa buku tersebut bisa mendapatkan award dan best seller. :D

Lima. Aku ingin menjadi inspirasi bagi semua orang dan menikmati masa tuaku dengan bahagia :D

Temanku bilang. "Gapapa kamu bermimpi setinggi-tingginya asal dibarengi dengan do'a, kemauan dan usaha."

Dan sekarang aku sedang dalam proses belajar untuk itu :D

How about your dreams? :D


Comments

Popular posts from this blog

What a Year Has Taught Me

At the first time when I taught about what happiness means, it always gonna be, "It would be really amazing when things always go right." not because it's just always happiness that we feel, not always a blooming flowers that we see from afar, or just a warm jasmine tea that we always drink when it's a fully rainy day. When it comes to the time when I think about what happiness means, I always get a different meaning and perspectives.  When it came to my arrival at home in the last October, I was very ready to go back to my childhood memory, to go every side of this small city, to feel the breeze in the morning and every evening, to go to every places that has already been part of my childhood memories. Memorizing and reminiscing the feel when it comes to laugh hard with old friends, when it goes to do gardening with mom and harvesting her plants also comes to go a long night ride with my father. At that time, what happiness means to me was redoing every part of my ch...

Terus Belajar

Pengalaman adalah guru terbaik Alhamdulillah tanggal 14-16 Maret 2016 kemarin kami semua sukses mengadakan acara PLM yang memang dirancang sebagai program khusus tahunan. Kalau dipikir-pikir acara-acara seperti ini harusnya dilakukan tiap hari saja //HMMM// agar lelah itu bisa terasa sangat menyenangkan. Karena seperti aku, anak yang lebih suka bermain di luar, ketika tiba-tiba disuruh belajar di dalam ruangan tanpa camilan dan mainan kemudian hanya diberi buku dan soal latihan, lebih baik duduk selonjoran sambil mendengarkan lagunya Ed Sheeran. Yang ada bukannya selesai belajar, malah lebih cepat tertidur pulas (Tapi lagu-lagu Ed Sheeran overall favoritku semua kok). Jadi, seperti postingan PLM tahun lalu (yang belum baca bisa cek di sini ya  http://zitarifdani.blogspot.co.id/2015/03/that-i-had-best-day.html  ) acara PLM tahun ini juga alhamdulillah masih tetap sama, ada SMAIT Mengajar, sembako murah (atau gratis ya?), memasak, bazar pakaian pantas ...

I Had The Best Day

Jadi, tanggal 9 sampai 11 Maret 2015 kemarin di Karangrau Banyumas, tepatnya hari Senin sampai Rabu, aku dan teman-teman kelas 10 dan kelas 11 mengikuti kegiatan PLM atau singkatan dari Pengenalan Lingkungan Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pas kakak-kakak kelas 12 menjalani UAS (eh apa US ya?)(Bedanya apa toh? Aku nda ngerti). Karena di postingan sebelumnya aku belum mengorek sedikitpun tentang kegiatan ini, soalnya kan postingan kemarin aku bikin puisi galau gitu yang sebenarnya aku pun masih mikir apa sih manfaatnya? HAHA Anyone feel me. Tapi ngga apa-apa kok, kan namanya berkarya, dalam keadaan apapun aku selalu write them down, all of them, mau itu sedih, senang, atau pun flat. . . Jadi kembali lagi. . . Kalo postingannya dibuat berjeda-jeda bikin penasaran ngga . . Haha, jangan kzl ya . . Nah, ada beberapa kegiatan di acara PLM ini. Buat yang putri itu mengajar dan memasak, terus buat yang putra itu bangun rumah. Dan aku kebagian kegiatan me...