Kadang aku suka bingung sendiri.
Iya, bingung.
Bingung sama apa yang harus aku tulis di blog ini, karena rasanya semua hal yang aku lakukan berlalu dengan secepat berjalannya waktu. Bilang aja ngga mau ngurus blog, gayanya sok sibuk.
Ngga tau kenapa.
Atau mungkin kadang aku yang terlalu senang dan sampai lupa buat ngepost, ataupun kadang aku kesel dan ya, lupa.
Begitu cepat hal baik, hal buruk ,dan hal-hal lainnya berlalu.
Dan dengan itu semua aku ngga sempat untuk memberi tahu buanyak hal (gayanya ada kejadian banyak hal)
.
.
.
.
Dan semakin berjalan ke sini, semuanya terasa aneh, terasa asing, terasa yaaa.. semacam membingungkan gitu, untuk pertama kalinya, semuanya terasa ngga nyata.
Pernah ngga pernah dalam sekali ini, merasa bahwa kenapa hal itu bisa terjadi? ya ampun nulis yang mau dimaksud aja susah banget
So, it's something new in my life. I've friend--we always together, ya tuhan sampai jajan aja bareng, jalan bareng, saling sapa-sapaan, bahkan saling antar-mengantar ke wc. See? ini cewe ya plis gais , tapi yang namanya kawan sejalan (absurd banget kan bahasanya) ngga selamanya selalu berbagi cerita, kan? Pasti ada satu-dua hal yang ngga bisa kita omongin ke kawan kita, dalam konteks ini namanya rahasia ya. Iya, kan? Masa semua hal mau kita beberin ke orang lain, setidaknya namanya privasi harus dijaga kan..
Nah ini yang beberapa lama ini selalu ada di pikiranku. Ya intinya aku sudah sadar bahwa hal ini pasti akan terjadi juga, karena ya sudah aku pikirkan sejak jauh-jauh hari, dan ternyata memang hal itu terjadi. (Bingung kan)
Ya Tuhan maafkan aku ya kalau kalian ngga maksud ketika baca postingan ini--dan mulai ogah-ogahan bacanya
Kita suka hampir semua hal itu sama. Yang beda paling hanya beberapa hal. Hobi, cita-cita, makanan, minuman favorit, tempat favorit, buku, film sekali pun semuanya sama. Dan 1 hal lagi yang selama ini memang harusnya aku sadari.
Kita bahkan pernah 'tertarik' dengan orang yang sama.
Dan itu menjadi satu hal yang membuat aku kalut.
Dan hebatnya lagi, kita saling tahu--dan disayangkan ngga saling cerita.
Hebat, kan?
Ya memang sih, yang namanya tertarik di sini bukan dalam konteks yang muluk-muluk ya, tapi lebih kepada sebuah pertanyaan "Kenapa hal-hal yang membuat kita kompak setiap waktu, tapi kadang membuat kita bisa saling menjauh karena salah satu dari kita merasa ngga bisa bareng lagi karena hal itu?"
Dan aku merasa kami jadi canggung akhir-akhir ini, mau cerita juga kayaknya kami sudah punya pemikiran sendiri, caranya ngga sejalan gitu.
Ya tapi yang namanya sebuah pilihan, kita ngga boleh memaksakan pilihan sendiri apalagi orang lain kan? Kita harus bertanggung jawab dengan pilihan kita, kan? Kita harus terus berjuang di pilihan kita, kan? Kita harus terus menggapai pilihan kita entah apa yang terjadi di tengah jalannya, kan?
Setidaknya aku sedang berjuang untuk itu.
Sudah ya, entar muluk-muluk tambah panjang nanti malah curhat beneran (jadi ini curhat boongan?)
Kalau kalian ngga maksud ya lupakan saja ya, ini hanya sebuah pengalaman yang penulisnya saja ngga tahu bagaimana caranya untuk berbagi pengalamannya.
Stay happy gais,
Salam cantik, hihihi
Zita

Comments
Post a Comment