Halo, sudah lama banget ya sejak aku memposting puisiku yang terakhir kali ditahun 2014. Dan sekarang sudah Februari 2015. Dan kita (especially me) ngga merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, rite? Banyak sekali kejadian-kejadian yang aku alami dan especially they were new things for me to do it. Dan aku sudah berniat dari awal Januari untuk memposting postingan (bahasanya ngga enak banget) pertama di tahun 2015 biar gaya-gaya welcoming 2015 aja gitu, tapi apa daya, postingan ini harus aku pending dulu di draft lamaa banget, buka karena apa-apa sih, lebih kepada aku belum sreg dan belum percaya aja bahwa postingan ini bakal diluncurkan di awal Januari.
.
.
.
So, Hi People! May your days always be good as you wish ya!
.
.
.
Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu, banyakkkk sekali tugas yang numpuk, berasanya kayak cucian yang udah menggunung. Awal semester 2 ini aku jarang sekali ikut kelas karena waktu itu ada kegiatan sekolah, dan setelah kegiatan sekolah tersebut selesai, satu minggu setelahnya aku pembinaan untuk lomba dan aku otomatis ngga mengikuti hampir seluruh pelajaran kecuali olahraga, khalaqoh, dan al-quran. Awalnya memang seneng, karena awal-awal semester dua memang masih agak santai soalnya masih awal-awal pembelajaran jadi belum terlalu serius dan aku meninggalkan kelas selama tiga minggu. BERAPA PEMIRSAAAA? BERAPAAA // TIGA MINGGU WOY!// Dan kemudian ada masa di mana aku ngga pernah masuk ke suatu pelajaran, daaaaan tiba-tiba setelah aku selesai dengan semua kegiatan di luar pembelajaran, guru tersebut masuk dan bilang bahwa hari itu ulangan. APAAAA? APA PEMIRSAAA?? // ULANGAN MENDADAAK. Dan ya akhirnya tanpa persiapan apapun aku ikutilah ulangan itu dengan hati gembira dan wajah ceria dengan degup kencang di dada dan berbagai pikiran menguap di kepala.
Tapi memang aku harus terbiasa dengan itu sih....
What an interesting thing and in that time I just could say that oh is this a real life that teenage always do? And I hated my life
because many things that I wish to be done as well as I expected.... It was not.
Dan dalam suatu perjalanan pulang, it was a bad, terrible and a confusing day. Dan aku hanya ingin selonjoran, pegan guling sambil ngedengerin lagunya ed sheeran dan birdy (actually their songs are good) terus lama-lama tertidur.
But, I coudn't
Sampai aku pernah merasa bahwa untuk melakukan berbagai hal rasanya malas sekali, but seniorku bilang "Gimana kamu mau kuliah di ----- kalau kamu aja malas belajar? kuliah di sana tuh susah banget masuknya. Kamu masih kelas 10, masih banyak persiapan, masih bisa melajari tipe-tipe soalnya kayak gimana. Kalau nilai kamu ngga mencukupi kan juga kamu yang nanti kecewa. Mumpung masih kelas 10, masih banyak peluang, apalagi buat ndapetin sertifikat sama penunjang yang lain. Ayo, yang rajin belajarnya! Semuanya harus semangat!" (Sebenernya lebih panjang dari ini, tapi yang aku tangkap cuma segini, hehe.
Dan akhirnya aku pun mencoba untuk menyemangati diriku sendiri walau memang kadang ada aja hal yang membuat aku kadang down lagi. Tapi harus selalu ingat bahwa Allah itu sebenarnya sayang dengan kita karena Dia masih memberi kita cobaan, ujian dan hal-hal lain yang Dia lakukan untuk menguji kita. Beliau Yang Maha Besar, yang selalu peduli dengan kita, menguji kita untuk senantiasa kembali kepadanya tidak hanya dikala susah, tapi ketika kita berada dikala bahagia pula. Akhirnya aku pun menyemangati diriku sendiri untuk lebih rajin dan selalu berusaha untuk pinya pikiran positif. Ya, ngga cuma rajin belajar, rajin memperbaiki diri juga, rajin memperbaiki sholat, lebih rajin untuk tadarus dan lain-lain.
Karena, kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjadi penyemangat diri kita sendiri?
Semoga bermanfaat : )

Comments
Post a Comment